Top Ad unit 728 × 90

Top AD

Welcome to My Page

AD HERE

Konsep dasar jual beli (tujuan organisasi)

Konsep dasar jual beli (perniagaan) 


Konsep Dasar Jual Beli

Konsep dasar jual beli adalah seperti yang diajarkan guru biologi. Simbiosis mutualisme. Saling menukarkan sesuatu terutama yang bernilai.

Jika tidak ada mutualisme, sebaiknya kamu pertanyakan ulang, sebenarnya kegiatanmu berjualan, menolong tanpa pamrih atau ditipu?

"Allah telah menghalalkan jual beli, dan mengharamkan riba" --> silahkan cari sendiri referensinya

Kamu punya organisasi? apa tujuan organisasi? Sebuah oganisasi pasti punya tujuan. Kalau kamu memiliki organisasi? silahkan jawab apa tujuan organisasimu agar mudah menentukan langkah strategis, organisasi Profit atau Non Profit?

Oke, sebelum membaca ini, aku udah anggap kamu telah mengerti pengertian organisasi yang bisa kamu baca disini

1. Organisasi Profit.
Jelas pembuatan organisasi ini adalah bertujuan untuk memberikan nilai tambah dan profit. Contoh kalau individu, ibarat petani menanam padi di sawah untuk mendapatkan nilai tambah, agar bisa ditukar dengan profit. Jika zaman dahulu kita belum mengenal uang kertas, maka profit yang didapat adalah dengan cara tukar menukar.

Petani menukarkan padinya dengan produsen batu bata. Produsen batu bata menukarkan batu batanya untuk mendapatkan padi, dan pakaian. Produsen pakaian, menukarkan pakaiannya dengan padi dan kayu bakar. Begitulah seterusnya.

Bagaimana mereka melipat gandakan profit?
Mereka harus memproduksi lebih banyak agar mendapatkan profit lebih banyak. Hal ini sangat berbeda dengan sistem kapitalis jaman sekarang. Sistem kapitalis mengedepankan sebuah produk untuk terlihat lebih bernilai daripada nilai aslinya. Padi yang bisanya hanya berharga 500, dilakukan pengemasan dengan modal 50, kemudian dijual ulang dengan harga 1500, profit sangat berlipat ganda tanpa produksi lebih banyak lagi. 

Bagaimana denganmu? Nilai tambah apa yang kamu punya? bagian mana yang akan kamu jual? 

2. Organisasi Non Profit.
Jelas pembuatan organisasi ini adalah bertujuan untuk memberikan bantuan. biasanya bantuan sosial, contoh individu, kamu ingin membantu teman anda menyelesaikan PR dan semua Tugas Hariannya tanpa imbalan apapun, hanya dengan rasa terimakasih.

Contoh lain, kamu membantu teman anda mengedit foto pernikahannya tanpa imbalan apapun hanya dengan ucapan terimakasih. Kamu magang diperusahaan agar mendapatkan pengalaman. Tentu ini sebenarnya sama dengan memberikan nilai tambah, tapi kamu tidak mengharapkan profit (Uang).

Bagaimana denganmu? apakah kamu sering memberikan bantuan tanpa profit?
sudah kelihatan kamu tidak sedang melakukan perniagaan/jual beli.

Jadi, bagi kalian yang benar benar ingin melaksanakan kegiatan jual beli, jangan malu malu untuk pasang tarif/harga. Time is Money, jadi berapa hargamu tiap harinya?

Perniagaan adalah hal yang halal, bukan berati suatu yang buruk walaupun memang cukup materialistis. 

Sama halnya dengan menjemput jodoh, jodoh adalah rizikimu, kamu tidak akan mendapatkan jodoh bila kamu tidak berusaha mencobanya.

Kegiatan jual beli ini adalah salah satu cara menjemput rizki dunia, Jika hanya ingin membantu tentu juga tidak masalah, karena tidak semua hal dapat dinilai dengan ANGKA.
++++


Dari penjelasanku, dapat aku simpulkan bahwa konsep jual beli adalah menawarkan sesatu yang bernilai kepada orang yang butuh dengan mengharapkan imbal balik berupua sesuatu yang bernilai juga. Bagi kamu yang belum pernah melakukan jual beli, jangan pernah malu untuk pasang nilai.

Kecuali kamu memang digaji untuk melakukan suatu pekerjaan kantoran, jangan meminta tambahan lagi selain bonus. kalau masih aja pasang tarif tambahan (seperti preman lalulintasini bukan jual beli tapi rakus. :D
Konsep dasar jual beli (tujuan organisasi) Reviewed by Aditya Pratama on 8:38 AM Rating: 5

No comments:

All Rights Reserved by Aditya Bangun © 2014 - 2015
Designed by BenangKusut

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.